Pembelajaran Berdiferensiasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka
ADMINSEKOLAH.ID - Pengembangan pembelajaran berdiferensiasi jenjang SD, SMP dan SMA merupakan contoh yang diterapkan oleh satuan pendidikan yang direkomendasikan oleh Kemdikbud sejak 2021.
Sebagaimana yang sudah dijelaskan pada laman Guru berbagi bahwa pembelajaran berdiferensiasi diartikan sebagai proses yang mengakomodir kebutuhan belajar siswa/murid. Guru harus mampu memfasilitasi siswa dalam belajar sesuai dengan kebutuhannya. Mengapa? sebab, setiap siswa memiliki karakteristik yang tidak sama atau berbeda beda antara siswa yang satu dengan siswa yang lainnya. Dengan demikian, dalam proses pembelajaran berdiferensiasi juga memperlakukan siswa tidak sama, sesuai kebutuhannya.
Hal yang perlu diperhatikan adalah dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi, guru perlu memikirkan tindakan pembelajaran yang rasional. Jangan salah memahami bahwa pembelajaran berdiferensiasi bukanlah pembelajaran yang membeda-bedakan siswa atau menganggap siswa atau memperlakukan siswa secara berbeda dengan gep atau kasta kemampuan siswa. Bukan membedakan siswa pintar atau tidak pintar. Tetapi, guru mampu memahami dan memenuhi kebutuhan belajar siswa.
Karakteristik Pembelajaran berdiferensiasi
1. Lingkungan belajar menstimulasi siswa untuk belajar;
2. Kurikulum memiliki tujuan pembelajaran secara terdefinisi;
3. Terdapat penilaian yang berkelanjutan;
4. Guru merespon kebutuhan belajar siswa dan;
5. Manajemen kelas yang efektif.
Contoh kelas Pembelajaran berdiferensiasi
Contoh kelas yang dapat dikatakan telah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, jika proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru menggunakan beragam cara agar siswa dapat mengeksploitasi isi kurikulum. Kemudian guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran mampu memberikan beragam kegiatan yang masuk akan. Siswa dapat memahami proses pembelajaran dan memiliki informasi atau ide dalam mengembangkan konten pembelajaran. Guru mampu memberikan beragam pilihan agar siswa dapat mendemonstrasikan apa yang dipelajari.
Dalam kelas pembelajaran berdiferensiasi, guru tidak dapat melaksanakan kehendaknya sendiri, sesuai ego guru. Guru harus mampu memahami minat, dan keinginan siswa. Hal yang terpenting adalah semua keinginan dan kebutuhan siswa dalam belajar, bisa terpenuhui dengan berbagai pilihan.
Contoh Pembelajaran berdiferensiasi jenjang SD/MI
Contoh Pembelajaran berdiferensiasi jenjang SMP/MTs
Tindakan guru dalam pembelajaran Berdiferensiasi
Tindakan guru yang dapat dilakukan dalam pembelajaran berdiferensiasi adalah Guru dapat menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas, dengan melakukan tindakan yang tepat sebagai berikut:
- Melakukan pemetaan kebutuhan belajar siswa berdasarkan tiga aspek, yaitu kesiapan belajar, minat belajar dan profil belajar siswa.
- Merencanakan strategi pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan hasil pemetaan yang telah dilakukan
- Mengevaluasi dan melakukan refleksi pembelajaran yang sudah dilaksanakan.